24.4 C
Indonesia
Monday, February 26, 2024

KKN HYBRID 2021: Mengembangkan Potensi yang Tersembunyi UMKM Keset Lantai dan Karpet Motor di Desa Kamurang

KARAWANG,Sakatanews.com-Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pelaksanaan dilakukan secara online dengan mengambil tema “Sinergi Membangkitkan Ekonomi Kerakyatan di Era New Normal”. Hal itu dilakukan karena sesuai dengan situasi sekarang yang masih dalam keadaan pandemi yang masih saja berlangsung.

Pelaksanan ini dilakukan selama satu bulan lamanya, tidak mengadakan posko untuk mahasiswa dikarenakan KKN tersebut dilakukan secara online.

Dosen pembimbing lapangan KKN UBP Karawang, lShofa Shofiah Hilabii, S.KOM., M.KOM., mengatakan, dalam kegiatan KKN ini terdiri 1 Dosen Pembimbing Lapangan dan 16 mahasiswa, yang terbagi dari berbagai jurusan yang ada di Universitas Buana Perjuangan Karawang yaitu PGSD (Emily Siva Ramadhanti), Ilmu Hukum (Nidaa Dhiya Ulhaq), Psikologi (Ayu Fadia & Nauval Fadlurohman), Akuntansi (Aiyani & Putri Reka Meilisa), Management (Ajeng Amelda, Indra Kusnadi, Nabila Nursyfa & Resa Nugraha), Sistem Informasi (Ruyat), Teknik Informatika (Alfino Firmansyah & Dani Ramdani), Farmasi (Nur Fitriani) dan Teknik Industri (Topan Nopanto & Riky Budi Santoso).

“Pengambilan data desa dan yang lainnya dilakukan secara online, dengan meminta nomor perangkat desa yang ada di desa tersebut. Sehingga tidak ada kontak langsung dengan orang lain maupun warga agar mencegah dari penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara, Ketua KKN : Ayu Fadia Sulistyowati Didampingi Wakil ketua KKN, Ruyat memaparkan, pada kegiatan KKN yang kelompoknya lakukan di Desa Kamurang ada industri UMKM yang menjadi unggulan di Desa Kamurang, yaitu UMKM Keset milik perorangan yang di kelola oleh H. Dalim yang sudah berjalan selama 6 bulan. Keset yang tersedia berupa Keset Lantai, Karpet Motor dan Keset Anyam.

Pemasaran yang dilakukan oleh UMKM tersebut adalah dengan cara menawarkan produk secara langsung ke setiap toko-toko yang mencapai 5-20 kodi. Harga yang di tetapkan untuk 1 kodi Karpet Motor Rp. 90.000, 1 kodi Keset Lantai Rp. 70.000, dan 1 kodi Keset Anyam Rp. 55.000. Penghasilan pun bukan hanya dari hasil penjualan kesetnya, tetapi limbah dari keset tersebut bisa dijual seharga Rp. 500/kg, tetapi jika tidak terjual, limbah tersebut akan dibakar.

Proses pembuatan keset adalah sebagai berikut: (1) Bahan produksi dipola lalu dipotong. Bahan yang digunakan berupa mimal 1 kuintal (Rp. 8000/kg) dan daswol (Rp. 5000/kg). (2) Dijahit. Fasilitas yang dimiliki 1 mesin jahit dan 3 mesin potong. (3) Disablon. (4) Dijemur (tergantung cuaca, cuaca panas hanya membutuhkan waktu 30 menit, cuaca mendung bisa sampai 1-2jam). (5) Pengemasan. (6) Pengiriman menggunakan mobil pick-up.

Untuk pekerja di UMKM tersebut adalah warga asli Desa Kamurang yang terdiri dari 7 karyawan meliputi ibu-ibu dan anak muda (laki-laki). Gaji karyawan sesuai dengan pembuatan keset/orang (perminggu), dan masuk bekerja dari jam 8 pagi sampai 10 malam,” kata dia.

Ia mengungkapkan, ada beberapa kendala yang dialami oleh UMKM tersebut terlebih dalam masa pandemi covid-19 yaitu, Pengiriman terhambat, tidak adanya pembukuan keuangan, pemasaran masih dilakukan secara langsung, perlu dibuatnya media sosial untuk pemasaran secara online serta tenaga kerja masih minim.

Sementara itu, untuk informasi lengkap seputar KKN UBP Karawang 2021, pihak kampus menyiapkan portal resmi yang dapat diakses melalui http://KKN.ubpkarawang.ac.id.(red)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
- Advertisement -

BERITA TERKINI